Thursday, February 16, 2017

IVF (FET): Kontrol 2 minggu paska FET (h+29) POSITIF HAMIL

Hari ini saya sedang tidak bisa cuti, jadi istri pergi kontrol ke Klinik Yasmin sendiri untuk mengetahui kepastian hamil di kesempatan FET-IVF kali ini. Malam hari sebelumnya kami sudah saling sepakat untuk tetap tegar, apapun hasil yang Allah berikan pasti merupakan jalan yang terbaik, setidaknya kami telah berusaha dan mau terus mencoba.

Rabu pagi (16 Feb) istri pesan kendaraan GoCar dan dapatnya taksi Blue Bird, karena kedua perusahaan ini baru saja menjalin kerjasama, nikmatnya naik taksi namun pakai harga GoCar, plus dapat tambahan diskon 30% pula karena bayarnya pakai GoPay.

Jam 8 sudah tiba di lab untuk ambil darah, setelah menunggu 2 jam akhirnya hasil keluar. ALHAMDULILLAH... hasil Beta-HCG istri nilainya 1297,00 IU/L yang berarti positif hamil. Dan hasil tes Progesteron di angka 25,4 ng/mL, peningkatannya hanya sedikit dari sejak tes minggu lalu yang nilainya 23,6 ng/mL.

Hasil Beta-HCG yang sekarang jauh lebih tinggi dibanding hasil pada IVF sebelumnya di angka 128,50 IU/L.
hasil tes Beta-HCG & Progesteron
Setelah berkonsultasi dengan dr. Gita, beliau turut mengucapkan selamat dan mengecek bahwa kondisi kehamilan istri berjalan dengan baik. Hari ini tidak di-USG karena kantong janin masih sangat kecil dan kemungkinan belum terlihat.

Seharusnya jadwal kontrol berikutnya hari Kamis depan, namun saya minta istri untuk memundurkan ke hari Sabtu (25 Feb) supaya saya bisa menemani, dan dr. Gita menyetujuinya.

Jadi istri diresepkan obat untuk 10 hari ke depan, yaitu:
Cygest 400 mg (20 tablet)
Duphaston 10 mg (30 tablet)

Lovenox 40 mg/0,4 ml (10 buah)

Proluton 250 mg (2 buah) - beli di Apotek Megaria Farma (Salemba)
Progynova 2 mg (2 strip/56 tablet) - beli di Apotek Griya Wisada dekat rumah.

Untuk obat suntik penguat kandungan, karena istri menggunakan cara medicated FET, jadi tidak dikasih obat Pregnyl, melainkan Proluton, tempat suntiknya masih sama yaitu di bokong karena obat ini harus masuk lewat otot.

Sebelum pulang, dibantu suntik oleh suster dahulu, dan untuk suntik yang kedua dijadwalkan hari Selasa (21 Feb), kami meminta bantuan suster yang bertugas di Rumah Bersalin "Emmy Tirta" di dekat rumah.
kuitansi Klinik Yasmin (16 Feb)
Total investasi = Rp 4,976,061
Biaya di Klinik Yasmin:

Obat-obatan farmasi = Rp 3,006,061
Jasa rumah sakit cluster = Rp 100,000

Tes lab Beta-HCG = Rp 421,000
Tes lab Progesteron = Rp 368,000 
Konsultasi dr. Gita Pratama = Rp 250,000

Suntik = Rp 10,000


Biaya di luar Klinik Yasmin:
Proluton 250 mg (2 buah) di Apotek Megaria Farma = Rp 140,000
Spuit 3 ml (2 buah) di Apotek Megaria Farma = Rp 9,000
Biaya suntik di Emmy Tirta = Rp 50,000
Progynova 2 mg (56 tablet) di Apotek Griya Wisada = Rp 472,000
Ongkos taksi online (pergi-pulang) = Rp 150,000

Thursday, February 9, 2017

IVF (FET): Kontrol seminggu paska FET (h+22)

Kamis siang (9 Feb) istri datang kontrol sendiri ke Klinik Yasmin. Langsung menuju lab untuk diambil darahnya, setelah menunggu 2 jam hasilnya keluar dan Progesteron istri nilainya 23,6 ng/mL. Menurut dr. Gita hasil ini sudah cukup bagus karena angka minimalnya di 10 ng/mL. Lalu saat di-USG, ketebalan dinding rahimnya sudah mencapai 1,3 cm.

Dulu sewaktu IVF pertama, seminggu paska ET (16 Nov 2016), nilai Progesteron istri melebihi 60 ng/mL karena distimulasi obat pembesar ovum, sementara angka yang sekarang lebih rendah karena tidak ada obat stimulasi apapun.

Istri tidak diresepi obat karena obat yang ada di rumah masih mencukupi sampai seminggu lagi. Minggu depan (16 Feb) istri akan datang kontrol untuk tes Beta-HCG, buat memastikan keberhasilan hamilnya.
hasil tes Progesteron
kuitansi Klinik Yasmin (9 Feb)
Total investasi = Rp 983,000
Jasa rumah sakit cluster = Rp 100,000
Tes Progesteron = Rp 368,000

Konsultasi dr. Gita Pratama = Rp 250,000
USG 2D tanpa print = Rp 135,000
Ongkos taksi online (pergi-pulang) = Rp 130,000

Thursday, February 2, 2017

IVF (FET): Frozen Embryo Transfer (h+15)

Hari ini saya cuti demi menemani istri menjalani proses frozen embryo transfer (FET). Jam 12 kami tiba di Klinik Yasmin dan sembari menunggu disediakan makan siang untuk kami berdua. Setelah makan, istri kembali minum air putih yang banyak, karena saat kandung kemih terisi penuh akan memudahkan dokter melihat proses penempatan embrio.

Pada proses embryo transfer sebelumnya (9 Nov 2016), kami sudah makan siang dulu di kantin jadi tidak tahu kalau sebenarnya sudah disediakan makan siang di sini.

Jam 13, suster memanggil kami menuju ke ruangan dalam. Sebelum masuk kami dipakaikan baju khusus operasi, lalu harus melewati ruang unik tertutup untuk diberikan hembusan angin khusus selama 30 detik supaya menjaga kehigienisan ruang di dalamnya.
ruangan berangin supaya higienis
Kami dijelaskan dr. Gita tentang embrio yang akan di-FET. Kami masih ada cadangan 5 embrio beku dengan kualitas good semua. Terpilih embrio nomor 7 dan 9 untuk di-thawing. Setelah di-thawing, kualitas kedua embrio tersebut masih layak. Embrio 7 memiliki 9 sel, dan embrio 9 memiliki 12 sel.
embrio 7 dan embrio 9 sebelum dibekukan (9 Nov 2016)
embrio 7 dan embrio 9 setelah dicairkan (2 Feb 2017)
Setelah penjelasan tersebut, istri menuju ruang tindakan, sementara saya kembali ke ruang tunggu luar.

Sekitar jam 14 lewat, istri sudah kembali ke ruang tunggu. Setelah FET tadi istri hanya berbaring sekitar setengah jam saja. Kami memutuskan tidak menginap setelah tindakan FET ini, karena menurut dokter dan cerita beberapa pengalaman pasangan lain, keberhasilan embrio untuk menempel adalah lebih karena terjaganya tingkat hormon Progesteron istri serta kualitas embrio itu sendiri.
foto dua embrio yang sudah berada di dalam rahim istri
Suster memberikan istri beberapa obat untuk dibawa pulang, jumlahnya cukup untuk dua minggu, yaitu:
Cygest 400 mg (30 buah)
Duphaston 10 mg (45 tablet)

Progynova 2 mg (60 tablet)
Medrol 4 mg (30 tablet)
Lovenox 40 mg/0,4 ml (15 buah).


Istri diminta datang kontrol lagi Kamis depan (9 Feb) untuk tes Progesteron, dan dua minggu lagi (16 Feb) tes Beta-HCG untuk mengetahui kepastian hamil.
kuitansi FET (halaman 1)
kuitansi FET (halaman 2)
Total investasi = Rp 20,302,354
Obat-obatan farmasi = Rp 4,857,607
Jasa rumah sakit cluster = Rp 100,000
FET = Rp 15,000,000
Suntik = Rp 10,000
Sonde intrauterine = Rp 334,746