Menurut perhitungan, tanggal 21 Maret besok istri sudah sebulan sejak menstruasi terakhir, jadi hari ini saya berencana membeli obat resep dokter Caroline buat program insem kami yang kedua, yaitu Gonal-f 900 IU, untuk dosis pemakaian 100 IU per hari, dan Ovidrel 250 micrograms.
Sore hari ini sepulang dari kantor, saya mampir ke apotek Megaria Farma di Salemba. Bila anda ingin membeli obat resep tertentu sebaiknya menelepon terlebih dahulu untuk mengecek ketersediaan barang. Saya sudah memesan obat ini dari sejak Senin lalu supaya saat datang barangnya sudah siap.
Selain itu saya juga membeli kapas alcohol sebanyak 18 buah buat mensterilkan jarum suntikan dan area kulit yang akan disuntik nantinya. Tidak lupa saya meminta Thermafreezze (ice replacement) untuk menjaga suhu Gonal-f dan Ovidrel tetap dingin selama di perjalanan.
Total investasi = Rp 8,488,100
1 buah Ovidrel 250 micrograms @ Rp 703,600
1 buah Gonal-f 900 IU @ Rp 7,774,600
18 buah alcohol swab @ Rp 550 = Rp 9,900
Thursday, March 19, 2015
Monday, February 23, 2015
Gagal inseminasi pertama
Sabtu sore lalu (21 Feb) istri haid, saya menenangkan hati istri yang sedih melewati tahap ini. Sebelumnya kami diharuskan kontrol ke Omni di hari pertama atau kedua haid, namun karena jadwal dokter di hari Sabtu hanya dari jam 9 sampai 12 dan Minggu libur, jadi kami baru bisa datang Senin.
Saya pun memutuskan menghubungi dokter Caroline untuk menanyakan langkah apa yang harus kami lakukan sebelum bertemu Senin nanti, namun dokter hanya menyuruh kami datang saja. Siklus haid kali ini adalah 32 hari dari haid sebelumnya tanggal 21 Januari.
Senin sore (23 Feb) setelah saya pulang kantor, kami langsung bertemu dokter Caroline di RS Omni Pulomas, dokter mengecek dengan USG untuk memastikan bahwa telurnya sudah pecah semua yang menyebabkan terjadinya haid tersebut.
Dokter menyarankan untuk mencoba inseminasi yang kedua, tentunya dengan dosis obat yang lebih tinggi, kali ini kami diberikan resep obat Gonal-f 900 IU untuk dipakai selama 9 hari, jadi nanti mulai haid hari kedua (h+2) istri akan kembali disuntik Gonal-f dengan dosis 100 IU/hari selama 9 hari sampai haid hari kesebelas (h+11).
Karena saat kontrol ini istri sudah haid hari ketiga, dan minum obat seharusnya dimulai saat haid hari kedua, jadi istri akan skip satu siklus.
Bila nanti inseminasi kedua ini juga gagal, kami memilih untuk tindakan Laparascopic Ovarian Drilling (LOD) dengan pertimbangan biaya yang lebih ringan, yaitu sekitar 40 jutaan, sedangkan bila tindakan In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung dengan dokter Caroline sekitar 60 sampai 80 jutaan.
Total investasi = Rp 693,900
Biaya di rumah sakit:
Jasa dokter rawat jalan = Rp 350,000
USG transvaginal tanpa print = Rp 168,000
Administrasi rawat jalan = Rp 35,000
Disposable USG = Rp 3,400
Penjualan resep farmasi rawat jalan = Rp 137,500
Saya pun memutuskan menghubungi dokter Caroline untuk menanyakan langkah apa yang harus kami lakukan sebelum bertemu Senin nanti, namun dokter hanya menyuruh kami datang saja. Siklus haid kali ini adalah 32 hari dari haid sebelumnya tanggal 21 Januari.
Senin sore (23 Feb) setelah saya pulang kantor, kami langsung bertemu dokter Caroline di RS Omni Pulomas, dokter mengecek dengan USG untuk memastikan bahwa telurnya sudah pecah semua yang menyebabkan terjadinya haid tersebut.
Dokter menyarankan untuk mencoba inseminasi yang kedua, tentunya dengan dosis obat yang lebih tinggi, kali ini kami diberikan resep obat Gonal-f 900 IU untuk dipakai selama 9 hari, jadi nanti mulai haid hari kedua (h+2) istri akan kembali disuntik Gonal-f dengan dosis 100 IU/hari selama 9 hari sampai haid hari kesebelas (h+11).
Karena saat kontrol ini istri sudah haid hari ketiga, dan minum obat seharusnya dimulai saat haid hari kedua, jadi istri akan skip satu siklus.
Bila nanti inseminasi kedua ini juga gagal, kami memilih untuk tindakan Laparascopic Ovarian Drilling (LOD) dengan pertimbangan biaya yang lebih ringan, yaitu sekitar 40 jutaan, sedangkan bila tindakan In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung dengan dokter Caroline sekitar 60 sampai 80 jutaan.
Total investasi = Rp 693,900
Biaya di rumah sakit:
Jasa dokter rawat jalan = Rp 350,000
USG transvaginal tanpa print = Rp 168,000
Administrasi rawat jalan = Rp 35,000
Disposable USG = Rp 3,400
Penjualan resep farmasi rawat jalan = Rp 137,500
Wednesday, February 11, 2015
[intermezzo] Mengonsumsi ikan laut kaya omega 3
Belakangan ini istri jadi ngidam makan makanan yang sehat, terutama yang menunjang kehamilan, seperti ikan. Seleranya pun yang kelas premium, yaitu ikan salmon dan ikan dori. Walaupun sebenarnya bikin kantong jebol tapi tak apalah mengingat ini adalah investasi buat masa depan kami juga lewat si calon baby nantinya.
Tidak perlu jauh-jauh datang ke pelabuhan atau dermaga, salah satu tempat yang menjual ikan segar dan recommended ada di supermarket Farmer's Market. Kebetulan tempatnya ada di mal Galaxy di Bekasi dekat rumah kami.
Pilihan ikannya banyak dan masih fresh. Untuk ikan salmonnya ada dua pilihan, yaitu salmon fillet dan salmon premium fillet, harganya tentu lebih mahal yang premium. Hanya dilihat sekilas saja sudah bisa dibedakan karena daging salmon premium jauh lebih merah segar dibanding salmon biasa yang merah pucat.
Penjaganya menjelaskan kalau ikan salmon biasa berasal dari penangkaran di perairan Norwegia, sedangkan salmon premium adalah ikan salmon liar yang ditangkap di laut lepas, tepatnya di perairan Australia. Kandungan omega 3 lebih tinggi didapatkan pada salmon premium ini, omega 3 adalah lemak yang diperlukan untuk pertumbuhan sel-sel otak dan kecerdasan bayi.
Selain di Farmer's, kadang kami juga mampir ke supermarket Food Hall, namun harganya agak lebih mahal. Salmon yang jenis biasa mereka tangkarkan di perairan Norwegia juga, namun untuk salmon premium mereka tangkap dari laut lepas di perairan Alaska.
Kalau tidak ada ikan salmon, alternatif lain yang agak lebih murah, saya beli ikan dori fillet, warna dagingnya putih bersih. Nama lengkap ikan ini adalah john dory fish. Penampakan ikan ini di laut lumayan menyeramkan, bermata belo', berbadan ramping dengan sirip tajam dan tatto tompel di badan, namun jangan takut karena kalau sudah di supermarket hanya terlihat dagingnya saja.
Di restoran sushi, kedua ikan ini lebih segar bila disantap mentah dengan kecap asin dan bumbu cabai plus wasabi, hmmm gurihnya..
Istri memang doyan yang beginian, namun untuk menjaga kesehatan calon baby untuk sementara distop dulu makan yang mentahnya, jadi supaya lebih hemat kami beli ikan mentahnya lalu istri yang masak sendiri di rumah.
Harga ikan di Farmer's Market (per Februari 2015)
salmon fillet Rp 294,950/kg (update 28 Maret 2015 discount menjadi Rp 259,950/kg)
salmon premium fillet Rp 359,950/kg (update 28 Maret 2015 discount menjadi Rp 279,950/kg)
john dory fish Rp 94,950/kg (update Maret 2015)
Harga ikan di Food Hall (per Februari 2015)
salmon sashimi 320,000/kg
salmon fillet Rp 325,000/kg
salmon premium fillet Rp 335,000/kg
Tidak perlu jauh-jauh datang ke pelabuhan atau dermaga, salah satu tempat yang menjual ikan segar dan recommended ada di supermarket Farmer's Market. Kebetulan tempatnya ada di mal Galaxy di Bekasi dekat rumah kami.
![]() |
| ikan salmon |
Penjaganya menjelaskan kalau ikan salmon biasa berasal dari penangkaran di perairan Norwegia, sedangkan salmon premium adalah ikan salmon liar yang ditangkap di laut lepas, tepatnya di perairan Australia. Kandungan omega 3 lebih tinggi didapatkan pada salmon premium ini, omega 3 adalah lemak yang diperlukan untuk pertumbuhan sel-sel otak dan kecerdasan bayi.
Selain di Farmer's, kadang kami juga mampir ke supermarket Food Hall, namun harganya agak lebih mahal. Salmon yang jenis biasa mereka tangkarkan di perairan Norwegia juga, namun untuk salmon premium mereka tangkap dari laut lepas di perairan Alaska.
![]() |
| si sangar John dory fish |
![]() |
| sushi salmon mentah |
Di restoran sushi, kedua ikan ini lebih segar bila disantap mentah dengan kecap asin dan bumbu cabai plus wasabi, hmmm gurihnya..
Istri memang doyan yang beginian, namun untuk menjaga kesehatan calon baby untuk sementara distop dulu makan yang mentahnya, jadi supaya lebih hemat kami beli ikan mentahnya lalu istri yang masak sendiri di rumah.
Harga ikan di Farmer's Market (per Februari 2015)
salmon fillet Rp 294,950/kg (update 28 Maret 2015 discount menjadi Rp 259,950/kg)
salmon premium fillet Rp 359,950/kg (update 28 Maret 2015 discount menjadi Rp 279,950/kg)
john dory fish Rp 94,950/kg (update Maret 2015)
Harga ikan di Food Hall (per Februari 2015)
salmon sashimi 320,000/kg
salmon fillet Rp 325,000/kg
salmon premium fillet Rp 335,000/kg
Thursday, February 5, 2015
Inseminasi pertama kami
Hari ini kami dijadwalkan inseminasi oleh dokter Caroline. Tepat jam 6.30 kami sudah tiba di laboratorium buat pengambilan sperma, namun karena petugasnya belum datang, jadi kami menunggu sebentar.
Jam 7 pagi kami diantar petugas lab menuju kamar VIP di lantai 5, saya selesai mengeluarkan sperma dengan cara masturbasi jam 7.30, langsung hasilnya saya serahkan ke lab dan selanjutnya adalah proses "pencucian" sperma untuk menyeleksi sperma yang terbaik. Suster menanyakan apakah kami ingin memilih jenis kelamin calon anak kami, namun kami tidak terlalu mempermasalahkan pilihan tersebut.
Kami menunggu sekitar 4 jam untuk proses tersebut, dari sekitar 50 juta ml sperma yang saya berikan, setelah diseleksi terpilih sekitar 40 juta ml sperma terbaik. Jam 12.30 istri sudah siap di ruang bersalin, dokter Caroline hanya butuh waktu sekitar 10 menit untuk mengerjakan proses inseminasi itu. Setelahnya istri tetap harus berbaring sekitar satu jam di kasur yang agak dimiringkan dengan posisi kaki lebih tinggi daripada kepala.
Setelah satu jam, kami sudah diperbolehkan pulang. Dokter Caroline meresepkan obat yang bisa saya beli di luar (saya diberikan nomor kontak kenalannya yang bisa dihubungi), yaitu obat Utrogestan 200 mg sebanyak 30 kapsul yang mulai diminum malam ini sebanyak 2x sehari, obat yang diminum 15 hari ke depan ini untuk menguatkan kandungan seandainya sudah terjadi pembuahan.
Bila istri telat haid seminggu (tepatnya tanggal 28 Februari nanti) disarankan untuk melakukan testpack, kalau sudah lewat dua minggu harus datang ke RS OMNI buat dicek lebih lanjut, namun seandainya gagal harus datang saat haid hari pertama atau kedua untuk dikonsultasikan lagi program selanjutnya.
Total investasi = Rp 3,376,087
Biaya di rumah sakit:
Paket inseminasi = Rp 2,825,000
Penjualan resep farmasi rawat jalan = Rp 21,087
Biaya di luar rumah sakit:
2 box Utrogestan 200 mg (1 box isi 15 tablet) @ Rp 265,000 = Rp 530,000
Jam 7 pagi kami diantar petugas lab menuju kamar VIP di lantai 5, saya selesai mengeluarkan sperma dengan cara masturbasi jam 7.30, langsung hasilnya saya serahkan ke lab dan selanjutnya adalah proses "pencucian" sperma untuk menyeleksi sperma yang terbaik. Suster menanyakan apakah kami ingin memilih jenis kelamin calon anak kami, namun kami tidak terlalu mempermasalahkan pilihan tersebut.
Kami menunggu sekitar 4 jam untuk proses tersebut, dari sekitar 50 juta ml sperma yang saya berikan, setelah diseleksi terpilih sekitar 40 juta ml sperma terbaik. Jam 12.30 istri sudah siap di ruang bersalin, dokter Caroline hanya butuh waktu sekitar 10 menit untuk mengerjakan proses inseminasi itu. Setelahnya istri tetap harus berbaring sekitar satu jam di kasur yang agak dimiringkan dengan posisi kaki lebih tinggi daripada kepala.
Setelah satu jam, kami sudah diperbolehkan pulang. Dokter Caroline meresepkan obat yang bisa saya beli di luar (saya diberikan nomor kontak kenalannya yang bisa dihubungi), yaitu obat Utrogestan 200 mg sebanyak 30 kapsul yang mulai diminum malam ini sebanyak 2x sehari, obat yang diminum 15 hari ke depan ini untuk menguatkan kandungan seandainya sudah terjadi pembuahan.
| Utrogestan 200 miligram |
Total investasi = Rp 3,376,087
Biaya di rumah sakit:
Paket inseminasi = Rp 2,825,000
Penjualan resep farmasi rawat jalan = Rp 21,087
Biaya di luar rumah sakit:
2 box Utrogestan 200 mg (1 box isi 15 tablet) @ Rp 265,000 = Rp 530,000
Saturday, January 31, 2015
Hasil USG setelah treatment Gonal-f 75 IU
Hari ini sudah hari kesebelas haid (h+11), saatnya istri USG ke Omni.
Ini pertama kalinya kami datang di hari Sabtu, sampai sana jam 8.30 langsung daftar di antrian dan dapat nomor 19, seperti yang sudah kami duga hari Sabtu memang ramai sekali.
Saat sudah mau sampai antrian kami, ternyata dokternya ada jadwal visit jam 10, jadi kami harus menunggu lagi. Akhirnya jam 11 kami baru mulai diperiksa.
Harap-harap cemas saat melihat layar USG, akhirnya dokter Caroline memberitahukan kabar gembira bahwa sel telur istri ada dua yang ukurannya sudah membesar normal sekitar 15 mm, satu di indung kanan dan satu di indung kiri, diharapkan dalam beberapa hari ke depan masih bisa membesar lagi sampai matang dan mencapai ukuran standar untuk bisa dibuahi di kisaran 18 mm sampai 25 mm. Walaupun ada juga beberapa sel telur yang berukuran kecil di bawah standar yang terlihat di USG.
Dokter meminta istri untuk menyuntikkan sendiri obat Ovidrel hari Selasa besok jam 7 malam, dan kami dijadwalkan untuk inseminasi hari Kamis depan (h+16) karena hari Senin sampai Rabu dokter Caroline sedang ada dinas keluar.
Total investasi = Rp 556,400
Biaya di rumah sakit:
Jasa dokter rawat jalan = Rp 350,000
Administrasi rawat jalan = Rp 35,000
USG transvaginal tanpa print = Rp 168,000
Disposable USG = Rp 3,400
Ini pertama kalinya kami datang di hari Sabtu, sampai sana jam 8.30 langsung daftar di antrian dan dapat nomor 19, seperti yang sudah kami duga hari Sabtu memang ramai sekali.
Saat sudah mau sampai antrian kami, ternyata dokternya ada jadwal visit jam 10, jadi kami harus menunggu lagi. Akhirnya jam 11 kami baru mulai diperiksa.
Harap-harap cemas saat melihat layar USG, akhirnya dokter Caroline memberitahukan kabar gembira bahwa sel telur istri ada dua yang ukurannya sudah membesar normal sekitar 15 mm, satu di indung kanan dan satu di indung kiri, diharapkan dalam beberapa hari ke depan masih bisa membesar lagi sampai matang dan mencapai ukuran standar untuk bisa dibuahi di kisaran 18 mm sampai 25 mm. Walaupun ada juga beberapa sel telur yang berukuran kecil di bawah standar yang terlihat di USG.
Dokter meminta istri untuk menyuntikkan sendiri obat Ovidrel hari Selasa besok jam 7 malam, dan kami dijadwalkan untuk inseminasi hari Kamis depan (h+16) karena hari Senin sampai Rabu dokter Caroline sedang ada dinas keluar.
Total investasi = Rp 556,400
Biaya di rumah sakit:
Jasa dokter rawat jalan = Rp 350,000
Administrasi rawat jalan = Rp 35,000
USG transvaginal tanpa print = Rp 168,000
Disposable USG = Rp 3,400
Thursday, January 22, 2015
Mulai suntik Gonal-f 75 IU & minum Genoclom
Kemarin malam (21 Jan) istri mulai haid, jadi hari Kamis ini (22 Jan) sudah masuk haid hari kedua (h+2) saatnya istri minum obat resep dokter yaitu Genoclom 2x sehari (h+2 s/d h+7) dan suntik Gonal sendiri (h+2 s/d h+9).
Suntik gonal ini cukup sehari sekali dan harus di jam yang sama setiap harinya, tidak ada syarat khusus seperti harus makan dahulu atau tidak. Saya minta istri buat menyuntik jam 8 malam saat saya sudah sampai di rumah supaya bisa ikut menemani.
Karena ini pengalaman pertama kali menyuntik sendiri jadi saya mengajak istri ke tempat praktek bidan dekat rumah, siapa tahu mereka bisa membantu, namun dokter jaganya sudah selesai praktek dan suster jaga yang bertugas di situ cukup kesulitan juga untuk membaca instruksi Gonal ini yang berbahasa Inggris.
Akhirnya kami memutuskan pulang ke rumah dan suntik sendiri. Sebenarnya istri sudah nonton beberapa video tutorial di youtube tentang cara menyuntik Gonal sendiri, istri pun lebih nyaman nyuntik sendiri, jadi saya hanya ikut nemenin di sampingnya. Saya hanya kebagian tugas meracik isi suntikan Gonal itu. Ternyata memang semuanya cukup mudah..
Sangat disarankan menyuntiknya di daerah sekitar pusar karena posisi ini dekat dengan ovarium. Perasaan istri seperti melayang dan seluruh tubuh merasakan hal yang berbeda setelah disuntik, jadi sebaiknya berbaring beberapa saat setelahnya.
Suntik gonal ini cukup sehari sekali dan harus di jam yang sama setiap harinya, tidak ada syarat khusus seperti harus makan dahulu atau tidak. Saya minta istri buat menyuntik jam 8 malam saat saya sudah sampai di rumah supaya bisa ikut menemani.
Karena ini pengalaman pertama kali menyuntik sendiri jadi saya mengajak istri ke tempat praktek bidan dekat rumah, siapa tahu mereka bisa membantu, namun dokter jaganya sudah selesai praktek dan suster jaga yang bertugas di situ cukup kesulitan juga untuk membaca instruksi Gonal ini yang berbahasa Inggris.
Akhirnya kami memutuskan pulang ke rumah dan suntik sendiri. Sebenarnya istri sudah nonton beberapa video tutorial di youtube tentang cara menyuntik Gonal sendiri, istri pun lebih nyaman nyuntik sendiri, jadi saya hanya ikut nemenin di sampingnya. Saya hanya kebagian tugas meracik isi suntikan Gonal itu. Ternyata memang semuanya cukup mudah..
Sangat disarankan menyuntiknya di daerah sekitar pusar karena posisi ini dekat dengan ovarium. Perasaan istri seperti melayang dan seluruh tubuh merasakan hal yang berbeda setelah disuntik, jadi sebaiknya berbaring beberapa saat setelahnya.
Saturday, January 10, 2015
Beli Gonal-f 75 IU & Ovidrel
Stok obat yang tersedia saat itu hanya Ovidrel, sedangkan obat Gonal-f stoknya sedang kosong sehingga harus dipesan dahulu. Saya diresepkan dokter Caroline untuk menyuntikkan Gonal-f sebanyak 75 IU per hari selama 8 hari. Suntikan gonal-f ini tersedia yang kemasan 300 IU sehingga bisa dipakai untuk 4 hari, ataupun yang kemasan 75 IU untuk dipakai sehari.
| Gonal-f 75 IU |
| isi dalam kotak Gonal-f 75 IU |
Saya kembali lagi ke sini hari Senin malam, namun pesanan 8 buah Gonal-f saya tinggal tersisa 3 karena sudah keduluan diambil orang, akhirnya baru besok Selasa saya ambil yang 5 buah sisanya. Saya juga membeli kapas alcohol swab buat membersihkan alat suntik dan area kulit yang mau disuntik.
| kapas alkohol sekali pakai |
Harap diperhatikan buat muslimah yang strict dalam menggunakan produk halal, di kemasan obat Ovidrel ini terdapat catatan "Pada proses pembuatannya bersinggungan dengan bahan bersumber babi". Bila anda tidak berkenan menggunakannya harap konsultasikan dengan dokter sebelum dibuatkan resepnya agar bisa diberikan alternatif obat yang lain bila tersedia.
| Ovidrel 250 micrograms |
Total investasi = Rp 5,339,900
1 buah Ovidrel 250 micrograms = Rp 703,600
8 buah Gonal-f 75 IU @ Rp 578,300 = Rp 4,646,400
18 buah alcohol swab @ Rp 550 = Rp 9,900
Subscribe to:
Posts (Atom)


